Rabu, 29 Februari 2012

Penulisan surat lamaran kerja

A. Pendekatan AIDA
Sebagaimana penulisan resume, penulisan surat lamaran kerja juga perlu menggunakan pendekatan Attention, Interest, Desire, and Action (AIDA) untuk menggugah atau menarik perhatian pembaca. Pendekatan AIDA lebih menekankan pada sisi sikap pelamar kerja dan apa manfaat yang didapat pembaca.
1. Attention
Prinsip pertama dalam penulisan surat lamaran kerja adalah attention (perhatian). Artinya, pelamar kerja harus dapat meyakinkan pihak organisasi / lembaga pencari kerja (pembaca) bahwa pelamar kerja memiliki sesuatu yang bermanfaat atau dapat menumbuhkan rasa tertarik bagi pembaca.
Jelaskan ide / gagasan yang membuat pembaca antusias untuk menyimak apa yang kita tuliskan.
2. Interest
Prinsip kedua dalam penulisan surat lamaran kerja adalah interest (menarik). Artinya pelamar kerja harus dapat menarik perhatian pembaca dengan menjelaskan relevansi pesan-pesan yang disampaikan.
Dalam hal ini, pelamar kerja perlu menjelaskan dan menegaskan bahwa kualifikasi yang dibutuhkan tersebut relevan dengan kemampuan yang dimiliki dan kita mempu menyelesaikan tersebut dengan baik.
3. Desire
Prinsip ketiga dalam penulisan surat lamaran kerja adalah desire (hasrat). Artinya, pelamar kerja harus dapat menumbuhkan hasrat pembaca untuk mengetahui lebih jauh apa yang sudah dituliskan dalam surat tersebut
4. Action
Prinsip keempat dalam penulisan surat lamaran kerja adalah action (tindakan). Artinya, pelamar kerja harus dapat memberikan saran kepada pembaca untuk mengambil suatu tindakan tertentu berkaitan dengan harapan / keinginannya dalam menulis surat tersebut.

B. Pengorganisasian Surat Lamaran Kerja
Penulisan surat lamaran kerja yang baik perlu memperhatikan kaidah-kaidah baku dalam penulisan surta lamaran kerja. Artinya, seorang pelamar kerja harus memahami dan mempersiapkan dengan sebaik-baiknya apa saja yang perlu dituliskan dalam surat lamaran kerja serta bagaimana pengorganisasian penulisannya.
secara umum, pengorganisasian penulisan surat lamaran kerja memiliki tiga bagian utama, yaitu :

A. Pendekatan AIDA
Sebagaimana penulisan resume, penulisan surat lamaran kerja juga perlu menggunakan pendekatan Attention, Interest, Desire, and Action (AIDA) untuk menggugah atau menarik perhatian pembaca. Pendekatan AIDA lebih menekankan pada sisi sikap pelamar kerja dan apa manfaat yang didapat pembaca.
1. Attention
Prinsip pertama dalam penulisan surat lamaran kerja adalah attention (perhatian). Artinya, pelamar kerja harus dapat meyakinkan pihak organisasi / lembaga pencari kerja (pembaca) bahwa pelamar kerja memiliki sesuatu yang bermanfaat atau dapat menumbuhkan rasa tertarik bagi pembaca.
Jelaskan ide / gagasan yang membuat pembaca antusias untuk menyimak apa yang kita tuliskan.
2. Interest
Prinsip kedua dalam penulisan surat lamaran kerja adalah interest (menarik). Artinya pelamar kerja harus dapat menarik perhatian pembaca dengan menjelaskan relevansi pesan-pesan yang disampaikan.
Dalam hal ini, pelamar kerja perlu menjelaskan dan menegaskan bahwa kualifikasi yang dibutuhkan tersebut relevan dengan kemampuan yang dimiliki dan kita mempu menyelesaikan tersebut dengan baik.
3. Desire
Prinsip ketiga dalam penulisan surat lamaran kerja adalah desire (hasrat). Artinya, pelamar kerja harus dapat menumbuhkan hasrat pembaca untuk mengetahui lebih jauh apa yang sudah dituliskan dalam surat tersebut
4. Action
Prinsip keempat dalam penulisan surat lamaran kerja adalah action (tindakan). Artinya, pelamar kerja harus dapat memberikan saran kepada pembaca untuk mengambil suatu tindakan tertentu berkaitan dengan harapan / keinginannya dalam menulis surat tersebut.

B. Pengorganisasian Surat Lamaran Kerja
Penulisan surat lamaran kerja yang baik perlu memperhatikan kaidah-kaidah baku dalam penulisan surta lamaran kerja. Artinya, seorang pelamar kerja harus memahami dan mempersiapkan dengan sebaik-baiknya apa saja yang perlu dituliskan dalam surat lamaran kerja serta bagaimana pengorganisasian penulisannya.
secara umum, pengorganisasian penulisan surat lamaran kerja memiliki tiga bagian utama, yaitu :
1. Paragraf Pembuka
Surat lamaran kerja harus dibuat sebaik mungkin dan menarik perhatian (attention) bagi pembacanya. Surat lamaran kerja menyatakan secara jelas bahwa pelamar kerja sedang melamar pekerjaan, sehingga kita perlu mengidentifikasi jenis pekerjaan yang diminati.
Surat lamaran kerja yang baik, perlu mencantumkan hal-hal berikut ini :
a) Rangkuman
Pada bagian awal surat lamaran kerja, pelamar kerja perlu mengemukakan kualifikasi yang dimiliki, yang paling relavan dengan jabatan yang diinginkan dan jelaskan bahwa kualifikasi tersebut akan menguntungkan / memberikan manfaat bagi perusahaan yang dilamar.
b) Nama
Pelamar kerja dapat menyebutkan nama seorang yang sudah dikenal oleh pembaca (yang menawarkan kerja) atau seseorang yang menyarankan pelamar untuk melamar pekerjaan diperusahaan atau lembaga tersebut.
c) Sumber publikasi
Sebutkan dari mana pelamar kerja mendapat informasi tentang adanya lowongan tersebut. Sumber informasi ini antara lain surat kabar, majalah, radio. Sebutkan nama surtakabar/majalah dan tanggal penerbitan, atau nama radio dan tanggal diumumkan.
d) Pertanyaan
Gunakan kalimat tanya pada awal pada paragraf untuk menarik perhatian pembaca yang menunjukkan bahwa pelamar kerja mengetahui problem, kebutuhan, dan tujuan suatu organisasi serta mempunyai keinginan untuk membantu memecahkan masalah tersebut.
e) Cuplikan berita
Pelamar kerja dapat mengambil cuplikan berita di surat kabar atau majalah yang menyebutkan bahwa suatu perusahaan sedang merencanakan membuka kantor cabang, memperkenalkan produk baru, atau memerlukan tenaga operator.
2. Paragraf Pertengahan
Setelah menarik perhatian pembaca pada awal paragraf, pelamar kerja perlu menyajikan kualifikasi yang dimilikinya untuk mengisi suatu pekerjaan yang diinginkan. Usahakan pennjelasan dalam paragraf tersebut benar-benar sangat diminati (interest) dan sangat diharapkan (desire) oleh pembaca.
Dalam paragraf pertengahan ini pelamar kerja perlu mendiskusikan kualifikasi yang dimiliknya dari sudut pandang pembaca yang mencakup :
a) Pendidikan
Pada bagian pendidikan, pelamar akan dapat :
1) Menunjukkan bahwa kita mempunyai latar belakang dalam dunia bisnis yang cukup luas dan bidang tertentu secara mendalam
2) Menunjukkan bagaimana pendidikannya relevan dengan jenis pekerjaan yang dilamar
3) Menjelaskan bagaimana dan mengapa kita menambahkan bidang studi pilihan pentung diluar bidang studi inti.
b) Pengalaman kerja
Berbagai jenis pekerjaan yang pernah dilakukan, terutama yang berhubungan dengan pekerjaan yang dilamr, dapat digunakan untuk membantu memperkuat kualifikasi yang kita miliki. Sehingga pelamar kerja dapat menunjukkan kepada pembaca bahwa :
1) Pelamar kerja memperoleh suatu pengalaman yang dapat membantu mempercepat penyelesaian tugas / pekerjaan baru
2) Pelamar kerja akan dapat melakukan adaptasi dan mencoba bekerja sama dengan lingkungan.
3) Pelamar kerja dapat memikul tanggung jawab suatu pekerjaan dengan lebih baik
4) Pelamar kerja adalah orang yang mampu bekerja keras.
c) Sikap, minat, aktivitas, dan kualifikasi
Selain latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja, pelamar kerja dapat menambahkan berbagai informasi tambahan yang dapat mendukung pekerjaan yang dilamr.
Pelamar kerja dapat menjelaskan kemampuannya dalam melakukan kerja sama dengan orang lain, sikap pelamar kerja terhadap bidang pekerjaan, perusahaan, suasana kerja, dan kualitas personal.
3. Paragraf Penutup
Paragraf terakhir dari surat lamaran kerja pada umumnya berisi suatu harapan tindakan (action) sebagaimana yang terdapat pada surat-surat penjualan. Pelamar kerja dengan jelas menyatakan keinginannya untuk melakukan wawancara sesuai dengan waktu yang telah disediakan oleh perusahaan atau lembaga yang dilamar.
Untuk mempermudah pihak perusahaan menghubunginya, pelamar kerja perlu memberikan alamat yang jelas dan lengkap, termasuk nomor telepon, faksimile, alamat e-mail, dan jam berapa pelamar kerja dapat dihubungi.

C. Tips untuk Pelamar Kerja
Suatu hal yang tidak boleh dilupakan oleh pelamar kerja adalah bahwa pelamar kerja sebenarnya sedang “menjual potensi diri” kepada perusahaan secara tertulis baik mencakup kepribadian, kualifikasi, pelatihan yang pernah diikuti, pengalaman kerja dan hobi.
1. Yang perlu kita perhatikan dalam menulis surat lamaran kerja adalah :
a) Pelamar kerja harus mempunyai kualifikasi atau pengalamn kerja untuk posisi pekerjaan yang dikehendaki
b) Bangkitkan minat terhadap kualifikasi yang dimiliki
c) Tunjukkan hal-hal yang positif
d) Usahakan surat lamaran kerja rapi, bersih, dan menarik
e) Tulislah surat dari sudut pandang pembaca, bukan dari sudut pandang penulis
f) Tekankan hal-hal yang membedakan dengan pelamar lainnya
2. Yang harus kita hindari dalam menulis surat lamaran pkerjaan adalah :
a) Jangan melamar pekerjaan diluar kemampuan kita
b) Jangan mengirimkan surat lamaran kerja hasil fotokopi
c) Jangan mengatakan bahwa kita menerima jenis pekerjaan apa saja
d) Hindari kata-kata yang berlebihan
e) Jangan meminta belas kasihan terhadap perusahaan ytang dilamar
f) Hindari untuk mempersalahkan gaji, kecuali ketika ditanyakan pada saat wawancara kerja
g) Jangan memberi komentar langsung tentang karakter pribadi.




DAFTAR PUSTAKA

Purwanto Djoko, Komunikasi Bisnis, Erlangga, Surakarta, 2006

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Jangan lupa komentarnya ya!!!!!!